
MEULABOH – STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh resmi menetapkan 10 mahasiswa terbaik sebagai delegasi yang akan mewakili kampus pada ajang SEIBA International Festival 2026. Pengumuman tersebut disampaikan pada Kamis, 11 Juni 2026 di Gedung Pendidikan Terintegrasi STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh.
Penetapan perwakilan Kampus dipilih melalui Seleksi yang diikuti 42 mahasiswa dari berbagai program studi pada 03-05 Juni 2026. Melalui proses penilaian yang ketat oleh tim penilai Stain Teungku Dirundeng Meulaboh, Panitia tim Seleksi menetapkan 10 peserta yang akan mengikuti 7 cabang perlombaan pada Seiba Internasional festival 2026 Di Uin Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat.
Peserta yang lulus seleksi yaitu Satya Rizki dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) sebagai delegasi cabang monolog, cabang Puisi akan diwakili oleh Fasya Fasella dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Cabang Vokal Solo, Oca Fadila dari Program Studi KPi, cabang seminar kebudayaan, Maziyah Ramadhani dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES, cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yaitu Nurdin dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Dan Marzayani dan Maula Hidayah dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), serta Yuni Hidayati dari Program Studi KPi untuk cabang Syahrhil Quran.
Dan juga cabang Film Pendek, tiga mahasiswa dari Program Studi KPI, yaitu Lindawati, Azizah, dan Cut Riska, akan berkolaborasi sebagai satu tim untuk menghasilkan karya yang akan dipertandingkan pada festival tersebut.
Ketua Panitia SEIBA International Festival 2026 Kontingen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Samsuar A. Rani, M.A., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dengan penuh semangat dan sportivitas. Ia menilai seluruh peserta menunjukkan kemampuan yang membanggakan sehingga persaingan selama seleksi berlangsung cukup kompetitif.
“Selamat kepada peserta yang terpilih. Kepercayaan ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, menjaga etika, dan membawa nama baik kampus melalui prestasi yang membanggakan. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin sebagai pengalaman berharga dalam pengembangan diri,” ujarnya.
Ia juga menuturkan bahwa hasil seleksi bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan diri.
“Setiap tahapan yang telah dilalui merupakan pengalaman berharga untuk mengukur kemampuan dan mempersiapkan diri lebih baik pada kesempatan berikutnya. Teruslah mengembangkan potensi, karena setiap peserta memiliki peluang yang sama untuk meraih prestasi di masa mendatang,” tuturnya.
Penetapan delegasi ini menjadi langkah awal bagi STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh dalam mempersiapkan kontingen menuju SEIBA International Festival 2026.
Melalui pembinaan dan persiapan yang terarah, para delegasi diharapkan mampu tampil optimal, meraih prestasi membanggakan, serta mengharumkan nama Stain Teungku Dirundeng Meulaboh di tingkat internasional.[]
HUMAS – STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh