
MEULABOH – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh melaksanakan program penghijauan lingkungan kampus dengan mengusung tema “Tahiroe Aceh dari Kampus Geutanyoe.” Kegiatan ini menjadi langkah nyata kampus dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus mewujudkan konsep Green Campus yang asri, sejuk, dan sehat. Rabu, 25 Februari 2025
Dalam program tersebut, sebanyak 300 bibit pohon akan ditanam di seputaran area kampus. Adapun jenis tanaman yang ditanam meliputi 50 bibit durian, 50 bibit jambu Jamaika, 50 bibit manggis, 50 bibit petai, 50 bibit salak, dan 50 bibit ketapang. Penanaman pohon ini diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan kampus, tetapi juga memberikan manfaat ekologis jangka panjang.
Program penghijauan ini merupakan inisiatif dari Masni, MA, yang merupakan salah satu penggerak lingkungan perempuan yang tergabung dalam Forum Teungku Inong pada Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAKA). Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan akademis yang nyaman dan sehat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan akademis yang asri, sejuk, dan sehat (Green Campus). Selain manfaat ekologis, kegiatan ini juga berfungsi mengedukasi civitas akademika akan pentingnya kelestarian lingkungan dan mendukung keanekaragaman hayati,” ujarnya.
Bibit tanaman tersebut merupakan bantuan dari Forum Konservasi Leuser yang diserahkan beberapa hari sebelumnya dan diterima langsung oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Faizatul Husna.
Sementara itu, Ketua Jurusan Tarbiyah dan Keguruan, Ibu Sullati Armawi, Ph.D., menegaskan bahwa gerakan penghijauan ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar penanaman pohon.
“Gerakan penghijauan bertema ‘Tahiroe Aceh dari Kampus Geutanyoe’ bukan sekadar menanam pohon, tetapi menanam harapan bagi masa depan Aceh. Langkah kecil ini berdampak besar dalam mewujudkan kampus hijau yang asri dan sehat. Lebih dari itu, kegiatan ini menumbuhkan kenyamanan belajar sekaligus membangun tanggung jawab ekologis generasi muda dari kampus STAIN TDM, untuk Aceh yang lebih hijau dan lestari,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh menegaskan komitmennya dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan serta membangun kesadaran ekologis di kalangan civitas akademika, demi terwujudnya Aceh yang hijau dan berkelanjutan.


Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Prof. Dr. Syamsuar, M.Ag menyampaikan, apresiasi atas pelaksanaan Program Penghijauan bertema “Tahiroe Aceh dari Kampus Geutanyoe.” Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud komitmen kampus dalam membangun lingkungan akademik yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.
“Program ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga menanam nilai kepedulian lingkungan bagi generasi muda. Kami berharap gerakan ini terus berlanjut dan menjadi budaya di kampus,” terangnya
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung terlaksananya program penghijauan ini.[]
HUMAS – STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh