Whoops! There was an error. STAIN Meulaboh Gelar Seminar Internasional, Bahas Penguatan Peradaban dan Perkembangan Islam di Asia Tenggara – STAIN

STAIN Meulaboh Gelar Seminar Internasional, Bahas Penguatan Peradaban dan Perkembangan Islam di Asia Tenggara

MEULABOH – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh menggelar Seminar Internasional bertajuk “Islam in Southeast Asia: Navigating Tradition, Diversity, and Global Challenges” di Aula Gedung Pendidikan Terintegrasi. Rabu, 16 September 2026

Seminar yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan para dosen tersebut menghadirkan tiga pembicara akademisi diantaranya, Dr. Math Alpy selaku Deputy Director of Islamic Education, HICIRAC Kamboja. Prof. Dr. Hj. Uswatun Hasanah, M.Ag dari Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang dan Marhamah, M.Ag, Ph.D dari Dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh.

Dalam forum seminar itu masing-masing pembicara mengulas tentang peran strategis kawasan Asia Tenggara dalam mengembangkan nilai-nilai keislaman dengan edukasi keislaman, hadis dan keberagaman islam di asia tenggara, ruang lingkup islam yang dinamis, kearifan lokal, penguatan pendidikan moderasi beragama serta tantangan moderat di era digital saat ini.

Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Prof. Dr. H. Syamsuar, M.Ag menyampaikan bahwa seminar ini menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memperkuat posisi kampus sebagai pusat kajian keislaman di pesisir barat-selatan Aceh.

Melalui kegiatan ini, STAIN Meulaboh berkomitmen untuk terus mendorong hasil-hasil riset inovatif yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Asia Tenggara.[]

dinamika, tantangan, dan masa depan peradaban Islam di kawasan Asia Tenggara. Kegiatan ini menghadirkan para akademisi, peneliti, serta pakar studi Islam dari berbagai perguruan tinggi regional dan internasional. 

Dalam forum tersebut, para pembicara mengulas peran strategis kawasan Asia Tenggara—khususnya Aceh—sebagai salah satu gerbang historis masuknya Islam di Nusantara. Pembahasan berfokus pada integrasi nilai-nilai keislaman dengan kearifan lokal, penguatan pendidikan moderasi beragama, serta tantangan moderat di era transformasi digital. 

Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh menyampaikan bahwa seminar ini menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memperkuat posisi kampus sebagai pusat kajian keislaman di pesisir barat-selatan Aceh.

Melalui kegiatan ini, STAIN Meulaboh berkomitmen untuk terus mendorong hasil-hasil riset inovatif yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Asia Tenggara.[]

Leave a comment