Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Prof Dr H Syamsuar MAg mengikuti Forum Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri, Jawa Timur, 26–27 Agustus 2026.
Prof Dr H Syamsuar MAg menilai forum pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menjadi ruang penting untuk membahas tantangan pendidikan tinggi sekaligus merumuskan langkah penguatan institusi ke depan.
Menurutnya, dinamika pendidikan tinggi saat ini menuntut PTKIN untuk tidak hanya meningkatkan mutu akademik, tetapi juga memperkuat kelembagaan, sumber daya manusia, dan kualitas layanan kepada mahasiswa serta masyarakat.
Prof Syamsuar menjelaskan, forum tersebut juga menjadi ruang yang sangat penting untuk bertukar gagasan dan melihat perkembangan PTKIN secara lebih komprehensif. Berbagai persoalan yang dibahas, terutama terkait penguatan institusi, peningkatan mutu, dan penerimaan mahasiswa, menjadi perhatian bersama yang perlu dijawab dengan langkah yang konkret.
Ia menyampaikan, dinamika pendidikan tinggi saat ini menuntut PTKIN untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan akademik maupun non akademik.
“PTKIN harus terus beradaptasi dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, penguatan kualitas kelembagaan, program studi, sumber daya manusia, serta inovasi dalam memberikan layanan pendidikan menjadi hal yang penting,” katanya.
Ia menambahkan, hasil pembahasan dalam forum tersebut dapat menjadi bahan bagi STAIN Meulaboh dalam melihat peluang dan menyusun langkah pengembangan kampus ke depan.
“Kita tentu akan melihat dan mengambil hal-hal yang relevan dari forum ini untuk pengembangan STAIN Meulaboh. Harapannya, kampus terus tumbuh, semakin dipercaya masyarakat, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pendidikan dan pembangunan daerah,” pungkasnya.[]