
Kepedulian terhadap mahasiswa terdampak bencana hidrometeorologi terus mengalir. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak menyiapkan bantuan pendidikan melalui Program Siak Cerdas Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Tahun 2026 bagi mahasiswa STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh yang terdampak banjir di wilayah Aceh.
Program tersebut dibahas dalam rapat koordinasi daring pada Selasa, 12 Mei 2026, sebagai langkah memperkuat dukungan pendidikan bagi mahasiswa di tengah situasi bencana.
Beasiswa Cendekia BAZNAS Siak merupakan bantuan pendidikan satu kali bagi mahasiswa strata satu (S1) semester II hingga VIII dari keluarga kurang mampu. Program ini memiliki kuota anggaran sebesar Rp300 juta untuk 100 mahasiswa penerima manfaat.
Mahasiswa penerima diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan administrasi, di antaranya beragama Islam, aktif sebagai mahasiswa STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, memiliki IPK minimal 3.00, serta melampirkan KRS, KHS, dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Siak, Rojikin, S.Ag., M.H., mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap mahasiswa yang terdampak bencana agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mahasiswa serta menjadi penyemangat agar mereka tetap fokus menyelesaikan pendidikan meskipun berada dalam kondisi yang sulit,” ujarnya.
Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Prof. Dr. H. Syamsuar, M.Ag., menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Siak dan masyarakat Siak atas kepedulian yang diberikan kepada mahasiswa STAIN Meulaboh.
“Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi mahasiswa kami di tengah situasi bencana,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Khairuddin Hasan, M.Pd., menilai program tersebut menjadi harapan baru bagi mahasiswa untuk tetap bertahan dan melanjutkan pendidikan di tengah dampak bencana.
“Program ini tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, tetapi juga memberikan motivasi bagi mahasiswa agar tetap semangat menyelesaikan studi dan meraih cita-cita mereka,” ungkapnya.
Melalui program ini, sinergi antara STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh dan BAZNAS Kabupaten Siak diharapkan mampu menghadirkan semangat baru bagi mahasiswa untuk terus bangkit dan melanjutkan pendidikan di tengah tantangan bencana hidrometeorologi.[]