
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah wilayah terdampak bencana di kawasan Utara dan Timur Aceh pada 22–23 Januari 2025. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas civitas akademika STAIN Meulaboh terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.
Bantuan disalurkan ke beberapa titik, antara lain Kabupaten Pidie Jaya, Dayah Darul Aman di Langkahan (Aceh Utara), mahasiswa IAIN Langsa, Pondok Pesantren Islam Terpadu Darul Mukhlisin Kabupaten Aceh Tamiang, masyarakat Desa Babo Kecamatan Bandar Pusaka, serta Dusun I Suka Maju, Desa Pengidam, Kabupaten Aceh Tamiang yang menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah.
Adapun bantuan yang diberikan berupa 1 ton beras, paket Ramadhan yang terdiri dari sajadah, mukena, dan sarung, uang tunai, serta mushaf Al-Qur’an. Seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung pemulihan pascabencana.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Faizatul Husna, M.A, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Perlengkapan, Rumah Tangga, dan Kepegawaian (Kasubbag TUPRT), Sudirman Is, S.Pd, bersama dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan Dewan Mahasiswa (DEMA) STAIN Meulaboh.
Di sela-sela penyaluran bantuan di Desa Pengidam, sejumlah dosen STAIN Meulaboh turut melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak yang terdampak bencana. Kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan edukatif dan psikososial, seperti permainan interaktif, pendampingan, serta penguatan mental dan emosional, guna membantu anak-anak memulihkan rasa aman dan semangat pascabencana.
Faizatul Husna menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata peran sosial perguruan tinggi dalam merespons kondisi darurat kemanusiaan.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat dan membantu proses pemulihan pascabencana. Ini adalah wujud solidaritas civitas akademika STAIN Meulaboh untuk hadir langsung di tengah masyarakat,” ujar Faizatul.
Sementara itu, Kepala Dusun I Suka Maju, Desa Pengidam, Iwan Hamdani, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada STAIN Meulaboh atas kepedulian dan bantuan ini. Bantuan tersebut sangat berarti bagi warga kami yang masih dalam kondisi sulit,” ungkapnya.
Bantuan kemanusiaan ini bersumber dari donasi civitas akademika STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) STAIN Meulaboh, Universitas PGRI Pontianak yang disalurkan melalui Vazil selaku Koordinator Wilayah Aceh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), serta dukungan dari masyarakat umum.
Melalui kegiatan ini, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.[]