
Ketua STAIN Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Prof Dr H Syamsuar MAg menjadi narasumber kuliah umum di UIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Jumat 17 April 2026.
Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Dinamika Fiqh Siyasah dari Klasik Hingga Modern dan Dampaknya bagi Perkembangan Lembaga Pendidikan di Dunia Islam” dalam program visiting professor.
Syamsuar menjelaskan fiqh siyasah sebagai bagian dari hukum Islam yang mengatur tata kelola kehidupan bernegara dan kemasyarakatan. Ia menegaskan, fiqh siyasah memiliki peran strategis dalam merumuskan kebijakan publik yang berorientasi pada kemaslahatan.
“Fiqh siyasah mengatur kepentingan umum melalui kebijakan yang berlandaskan nilai-nilai syariat,” ujarnya.

Ia juga menyinggung konsep negara bangsa (nation state) sebagai sistem kenegaraan modern yang dibangun atas kesepakatan bersama dalam satu wilayah dengan pemerintahan yang sah.
Menurutnya, dalam konteks Indonesia, hubungan agama dan negara cenderung bersifat simbiotik, yakni saling membutuhkan tanpa harus dipertentangkan.
Syamsuar turut mengulas perkembangan fiqh siyasah dari periode klasik hingga modern, termasuk pergeseran paradigma pemikiran politik Islam. Selain itu, ia menekankan pentingnya integrasi ilmu agama dan ilmu umum dalam pengembangan pendidikan Islam di era modern.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan praktik fiqh siyasah di Aceh, khususnya dalam penyelesaian persoalan sosial berbasis kearifan lokal yang melibatkan tokoh agama dan adat.
Kuliah umum ini diikuti civitas akademika UIN Sultan Abdurrahman Kepri dan berlangsung interaktif. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan keilmuan, khususnya dalam bidang fiqh siyasah dan pengembangan pendidikan Islam.[]