
MEULABOH – Forum ilmiah internasional The 2nd Meulaboh International Conference on Islamic Studies (MICONIS) 2025 yang diselenggarakan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh kembali menjadi wadah pertukaran gagasan global di bidang studi Islam.
Salah satu pembicara yang menarik perhatian peserta adalah MATH Alpy, Deputy Director of Islamic Education Department, Highest Council for Islamic Religious Affairs Cambodia (HICIRAC), yang memaparkan topik berjudul “The Digital Transformation of Islamic Education in Cambodia: Challenges and Opportunities in the Modern Era.”
Dalam presentasinya, Alpy menjelaskan bahwa pendidikan Islam di Kamboja tengah berada di persimpangan penting antara tradisi dan modernitas. Proses digitalisasi pendidikan di negara tersebut menghadapi kendala nyata, seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital di kalangan guru, serta kekhawatiran terhadap berkurangnya nilai-nilai moral dalam pembelajaran daring.
“Tantangan kami bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana memastikan nilai-nilai tarbiyah tetap hidup di tengah arus digitalisasi. Pendidikan Islam harus bertransformasi tanpa kehilangan ruh spiritualnya,” ungkap Alpy dalam sesinya.
Ia menekankan pentingnya model pembelajaran blended learning yang menggabungkan teknologi dengan pembinaan akhlak dan nilai-nilai keislaman secara langsung.
Kehadiran delegasi Kamboja pada MICONIS 2025 tidak hanya memperkaya diskusi ilmiah seputar pendidikan Islam di era digital, tetapi juga membuka ruang kerja sama yang lebih luas antara STAIN Meulaboh dan lembaga pendidikan Islam di Kamboja. Melalui kegiatan ini, kedua pihak berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam penelitian dan pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap berlandaskan nilai-nilai keimanan.
Konferensi ini sekaligus menegaskan posisi STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh sebagai pusat dialog akademik internasional yang menjembatani kerja sama antarnegara di kawasan ASEAN dalam bidang pendidikan Islam dan transformasi digital.[]
HUMAS – STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh