
Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER), Kamis 9 Juli 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut menghadirkan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Dr Ulya Atsani SH MHum sebagai narasumber.
Bimtek ini diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman dosen terkait penggunaan aplikasi SISTER sebagai sistem terintegrasi dalam pengelolaan data dan layanan dosen. Melalui pemanfaatan aplikasi tersebut, dosen diharapkan mampu mengelola data akademik, portofolio, serta pelaporan Beban Kerja Dosen (BKD) secara lebih efektif, akuntabel, dan terdokumentasi dengan baik.
`Dr Ulya Atsani menjelaskan, SISTER merupakan platform yang digunakan untuk mengintegrasikan berbagai layanan dosen, mulai dari pengelolaan portofolio, pelaporan BKD, sertifikasi dosen, hingga proses kenaikan jabatan akademik. Menurutnya, penguasaan aplikasi ini menjadi kebutuhan penting bagi dosen dalam mendukung pengembangan karier akademik secara berkelanjutan.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan aplikasi SISTER, pengelolaan data profil dan portofolio dosen, pengelolaan Tridarma Perguruan Tinggi, integrasi dan sinkronisasi data, serta mekanisme pengisian dan penilaian BKD melalui aplikasi. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai regulasi yang menjadi dasar implementasi SISTER di perguruan tinggi.
Selain memberikan materi teknis, Dr Ulya Atsani turut berbagi pengalaman UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam mengimplementasikan pelaporan BKD berbasis SISTER secara penuh. Pengalaman tersebut menjadi referensi bagi dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh dalam mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi untuk mendukung tata kelola akademik yang lebih baik.
Wakil Ketua Bidang Akademik dan Kelembagaan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Dr Erizar MEd mengatakan, bimtek ini merupakan upaya institusi dalam meningkatkan kapasitas dosen menghadapi transformasi digital di lingkungan pendidikan tinggi.
Menurutnya, implementasi SISTER bukan sekadar perubahan sistem administrasi, tetapi juga langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola akademik yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
“Kami berharap seluruh dosen dapat mengoptimalkan pemanfaatan SISTER, baik untuk pengelolaan data akademik maupun pelaporan BKD yang menjadi bagian penting dalam pengembangan karir dosen,” ujarnya.
Selain itu, Erizar menambahkan, pengelolaan data yang akurat dan terintegrasi akan mempermudah dosen dalam memenuhi berbagai kebutuhan administrasi akademik sekaligus mendukung peningkatan mutu institusi. Karena itu, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh akan terus melakukan pendampingan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia agar implementasi SISTER dapat berjalan optimal.[]