
Himpunan Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (HIMA KPI) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh menghadirkan ruang refleksi yang berbeda melalui kegiatan nonton bareng (nobar) dan diskusi film dokumenter “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”, di Aula Gedung Pendidikan Terintegrasi kampus setempat, Senin 4 Mei 2026.
Film karya Paju Dale dan Dandhy Laksono tersebut, menggugah kesadaran tentang perjuangan masyarakat adat Papua dalam mempertahankan tanah leluhur dari tekanan proyek-proyek besar yang berdampak luas terhadap lingkungan dan kehidupan sosial mereka.
Dosen KPI STAIN Meulaboh, Junaidi menilai, film dokumenter menjadi media penting untuk menumbuhkan empati sekaligus nalar kritis mahasiswa.
Menurutnya, realitas sosial tidak cukup dipahami dari teori, tetapi perlu dilihat melalui narasi nyata yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Film seperti ini mampu membuka mata mahasiswa terhadap persoalan kemanusiaan, lingkungan, dan ketidakadilan yang sering luput dari perhatian,” ujarnya.
Tak sekadar menonton, suasana semakin hidup saat sesi diskusi berlangsung. Mahasiswa aktif menyampaikan pandangan, bahkan mempertanyakan berbagai aspek ketimpangan yang ditampilkan dalam film. Forum ini menjadi ruang dialektika yang memperkaya perspektif sekaligus mengasah kepekaan sosial.
Salah satu peserta Nobar, Nadia Oktaviana mengaku, film tersebut meninggalkan kesan kuat. Ia merasakan campuran emosi sekaligus kesadaran baru tentang realitas yang jarang disorot.
“Film ini membuat saya sedih sekaligus marah, karena memperlihatkan bagaimana ketimpangan dan eksploitasi masih terjadi,” ungkapnya.
Ia berharap, dengan ada kegiatan tersebut, mahasiswa lebih peduli terhadap persoalan kemanusiaan dan mampu menjadi agen perubahan sosial di tengah masyarakat.[]