Social Network

Category Archives: Jurnal At Tanzir

Jurnal At-Tanzir “Urgensi Komunikasi, Politik dan Dakwah; Suatu Upaya Integralisasi” Volume II, No 1 April – Juli 2010

  • Jurnal At Tanzir
  • Komentar Dinonaktifkan pada Jurnal At-Tanzir “Urgensi Komunikasi, Politik dan Dakwah; Suatu Upaya Integralisasi” Volume II, No 1 April – Juli 2010

Jurnal At-Tanzir “Urgensi Komunikasi, Politik dan Dakwah; Suatu Upaya Integralisasi” Volume II, No 1 April – Juli 2010

Abstract

Political communications and power have a very strong relationship. The relationship can have an effect on the power of legitimacy. In the power context, political communications can be done with media. In political communications case of President Soeharto and President Abdurrahman Wahid, it was done with different impact. President Soeharto, as representation of repressive power, was able to eliminate the energy control the media so that media report on the reality of truth of power version. As the result, President Soeharto was able to maintain the power of legitimacy during 32 years and during that time the media freedom was bridled. President Abdurrahman Wahid was known with his jargon “media freedom” that exactly caused to mortgage his power before the end of his presidency term.

Kata Kunci: Komunikasi politik, kekuasaan presiden, media.

  • Untuk melihat Penulis ke 1 Nita Andrianti silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 2 Sy. Rohana silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 3 Achmad Nur silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 4 Saiful Anwar silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 5 Muslim silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 6 Muhammad Aminullah silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 7 Saifullah silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 8 Triansyah Fiza silahkan klik disini.

Jurnal At-Tanzir "Komunikasi Dakwah: Suatu cita-cita" Volume I, No 1 Maret - Mei 2009

  • Jurnal At Tanzir
  • Komentar Dinonaktifkan pada Jurnal At-Tanzir "Komunikasi Dakwah: Suatu cita-cita" Volume I, No 1 Maret - Mei 2009

Jurnal At-Tanzir Vol I, No 1 Maret - Mei 2009

ABSTRAK

Setelah Allah SWT. menciptakan manusia (Adam as sebagai khalifah pertama) di bumi, Ia memberikan pedoman (garis pembimbing ke arah yang benar yaitu wahyu). Untuk menerangkan betapa pentingnya eksistensi wahyu, diutuslah Nabi dan Rasul.

Al-Qur’an memandang ke-nabian ini sebagai sebuah fenomena yang bersifat universal, demikian kata Fazlur Rahman dalam bukunya “Major Themes of Al-Qur’an” ketika menjelaskan ke-Nabian dan wahyu Allah SWT.. Tuhan sendiri mengatakan bahwa “setiap pelosok dunia ini pernah tampil Rasul Allah SWT., baik yang disebut atau tidak dalam Al-Qur’an (40:78; 4:164). Salah satu Nabi sekaligus merangkap sebagai Rasul itu yaitu Nabi Muhammad yang sejarahnya dalam al-Qur'an harus diketahui oleh juru dakwah.

Kata Kunci: Nabi Muhammad, Al–Qur’an, Dan Materi Dakwah

  • Untuk melihat Penulis ke 1 Drs. Syamsuar Basyariah, M. Ag silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 2 Dr. M. Jamil Yusuf, M. Pd silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 3 M. Azhari, S. Ag silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 4 Andi Syahputra, S.Pd.I silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 5 Dra. Zikriati Abbas silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 6 Drs. Abdul Wahid silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 7 Irsan Adrianda, S.Sos.I silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 8 Dra. Syarifah Rohana, S.Pd.I silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 9 Teuku Zulyadi Nurdin silahkan klik disini.