Social Network

Search Results for: jurnal

Jurnal Bidayah "Studi Ilmu - Ilmu Keislaman" Volume II, No 1, Januari 2011

  • Jurnal Bidayah
  • Komentar Dinonaktifkan pada Jurnal Bidayah "Studi Ilmu - Ilmu Keislaman" Volume II, No 1, Januari 2011

cover bidayah V2N1

Abstract

National ethics must be applied in the real life. Indonesia is a meeting place for various ethnic groups, religious and cultural backgrounds. A wide assortment is an inevitable diversity of this nation. Thus, Indonesia, with a diversity of culture, should be developed with ethical awareness so that the existing social structures can be established well and systematically.

Kunci: Kesadaran, Etika, Multikulturalisme.

  • Untuk melihat Penulis ke 1 Firdaus M. Yunus silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 2 Kusmawati Hatta silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 3 Sri Rahmi silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 4 Ridhwan silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 5 M. Jamil Yusuf silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 6 Mahli Ismail silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 7 Edi Darmawijaya silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 8 Salamuddin silahkan klik disini.

Pedoman penulisan artikel jurnal Bidayah.

Jurnal At-Tasyri' “Membumikan Nilai-Nilai Syari'at” Volume I, No 1, Maret - Mei 2009

  • Jurnal At Tasyri'
  • Komentar Dinonaktifkan pada Jurnal At-Tasyri' “Membumikan Nilai-Nilai Syari'at” Volume I, No 1, Maret - Mei 2009

Capture

ABSTRAK

Dalam pembahasan filsafat hukum Islam, salah satu bidang yang dianggap sangat urgen oleh pakarnya adalah “prinsip-prinsip hukum Islam”. Prinsip menurut pengertian bahasa adalah permulaan; tempat pemberangkatan; titik tolak; atau al-mabda’. Prinsip dalam buku ini berarti kebenaran universal yang inheren di dalam hukum Islam dan menjadi titik tolak pembinaannya. Prinsip yang membentuk hukum Islam dan setiap cabang-cabangnya. Di antara prinsip hukum Islam yang dapat mewarnai prinsip-prinsip hukum Islam yang lain adalah prinsip tawhid dan keadilan.

Kata Kunci: Prinsi dan Hukum Islam

  • Untuk melihat Penulis ke 1 Asra Febriani, S. HI silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 2 Drs. Syamsuar Basyariah, M. Ag silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 3 Asmawati, MA silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 4 Dr. Fauzi Saleh, MA silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 5 Amrizal Hamsa, S. HI silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 6 Ida Fitriatna, M. Ag silahkan klik disini.

Jurnal At-Tanzir "Komunikasi Dakwah: Suatu cita-cita" Volume I, No 1 Maret - Mei 2009

  • Jurnal At Tanzir
  • Komentar Dinonaktifkan pada Jurnal At-Tanzir "Komunikasi Dakwah: Suatu cita-cita" Volume I, No 1 Maret - Mei 2009

Jurnal At-Tanzir Vol I, No 1 Maret - Mei 2009

ABSTRAK

Setelah Allah SWT. menciptakan manusia (Adam as sebagai khalifah pertama) di bumi, Ia memberikan pedoman (garis pembimbing ke arah yang benar yaitu wahyu). Untuk menerangkan betapa pentingnya eksistensi wahyu, diutuslah Nabi dan Rasul.

Al-Qur’an memandang ke-nabian ini sebagai sebuah fenomena yang bersifat universal, demikian kata Fazlur Rahman dalam bukunya “Major Themes of Al-Qur’an” ketika menjelaskan ke-Nabian dan wahyu Allah SWT.. Tuhan sendiri mengatakan bahwa “setiap pelosok dunia ini pernah tampil Rasul Allah SWT., baik yang disebut atau tidak dalam Al-Qur’an (40:78; 4:164). Salah satu Nabi sekaligus merangkap sebagai Rasul itu yaitu Nabi Muhammad yang sejarahnya dalam al-Qur'an harus diketahui oleh juru dakwah.

Kata Kunci: Nabi Muhammad, Al–Qur’an, Dan Materi Dakwah

  • Untuk melihat Penulis ke 1 Drs. Syamsuar Basyariah, M. Ag silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 2 Dr. M. Jamil Yusuf, M. Pd silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 3 M. Azhari, S. Ag silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 4 Andi Syahputra, S.Pd.I silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 5 Dra. Zikriati Abbas silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 6 Drs. Abdul Wahid silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 7 Irsan Adrianda, S.Sos.I silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 8 Dra. Syarifah Rohana, S.Pd.I silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 9 Teuku Zulyadi Nurdin silahkan klik disini.

Jurnal At-Tasyri' Volume II, No 1 Februari - Mei 2010

  • Jurnal At Tasyri'
  • Komentar Dinonaktifkan pada Jurnal At-Tasyri' Volume II, No 1 Februari - Mei 2010

JURNAL AT-TASYRI' VOLUME II, NO 1 FEBRUARI - MEI 2010

Abstract

Zakat in Islamic  teaching has two perspective, ’ib?dah mahdah and social empowering. According to some ulemas, zakat has upgraded the standard of the umat life. In the ’Umar ibn Abd al-’Aziz era, zakatwas formatted as a modal for the poorman. The case of empowering umat became the important issue let alone many of them live in unfortune condition. What ’Umar ibn Abd al-’Aziz has done is considered as productive zakat. Nowadays, zakatusually is distibuted for consument importance. If the end model can not upgrade the condition ummat, so the productive zakatis considered a solution to cover the problem.

Kata kunci: Pemberdayaan, zakat produktif

  • Untuk melihat full isi dari jurnal klik disini.

Jurnal At-Tasyri’ Volume I, No 3 Oktober 2009 – Januari 2010

  • Jurnal At Tasyri'
  • Komentar Dinonaktifkan pada Jurnal At-Tasyri’ Volume I, No 3 Oktober 2009 – Januari 2010

JURNAL AT-TASYRI' VOLUME I, NO 3, OKTOBER 2009 - JANUARI 2010

Abstract

Ibn Khald?n has promoted a concept related to economic thing. According to him, the property of a state is not based on the quantity of the money that the state has, but based on the capacity to produce the luggages and the needs. The concept at least lead a view how to build the human resources beside the natural resources. Both of resources should be balance in order to stabilize the economic of the nation.

Key words: ekonomi, Ibn Khaldun

  • Untuk melihat full isi dari jurnal klik disini.

Jurnal At-Tanzir “Urgensi Komunikasi, Politik dan Dakwah; Suatu Upaya Integralisasi” Volume II, No 1 April – Juli 2010

  • Jurnal At Tanzir
  • Komentar Dinonaktifkan pada Jurnal At-Tanzir “Urgensi Komunikasi, Politik dan Dakwah; Suatu Upaya Integralisasi” Volume II, No 1 April – Juli 2010

Jurnal At-Tanzir “Urgensi Komunikasi, Politik dan Dakwah; Suatu Upaya Integralisasi” Volume II, No 1 April – Juli 2010

Abstract

Political communications and power have a very strong relationship. The relationship can have an effect on the power of legitimacy. In the power context, political communications can be done with media. In political communications case of President Soeharto and President Abdurrahman Wahid, it was done with different impact. President Soeharto, as representation of repressive power, was able to eliminate the energy control the media so that media report on the reality of truth of power version. As the result, President Soeharto was able to maintain the power of legitimacy during 32 years and during that time the media freedom was bridled. President Abdurrahman Wahid was known with his jargon “media freedom” that exactly caused to mortgage his power before the end of his presidency term.

Kata Kunci: Komunikasi politik, kekuasaan presiden, media.

  • Untuk melihat Penulis ke 1 Nita Andrianti silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 2 Sy. Rohana silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 3 Achmad Nur silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 4 Saiful Anwar silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 5 Muslim silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 6 Muhammad Aminullah silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 7 Saifullah silahkan klik disini.
  • Untuk melihat penulis ke 8 Triansyah Fiza silahkan klik disini.

Dr. Syamsuar Basyariah, Jurnal "Metode Dan Tanggung Jawab Orang Tua"

  • Pimpinan
  • Komentar Dinonaktifkan pada Dr. Syamsuar Basyariah, Jurnal "Metode Dan Tanggung Jawab Orang Tua"

Dr. Syamsuar Basyariah, M.Ag

ABSTRAK

Pendidikan Islam mengandung berbagai kelemahan sehingga jika dihadapkan dengan era kontemporer, akan terbentur dan tidak mampu menjawab tantangan yang muncul ke permukaan. Kelemahan tersebut sangat kompleks; yaitu berupa persoalan dikotomi pendidikan, kurikulum, tujuan, sumber daya, serta manajemen pendidikan Islam. Selain itu, penggunaan metode pendidikan Islam belum begitu tepat di samping tanggung jawab orang tua menurun drastis. Jika penggunaan metode pendidikan Islam dihayati benar-benar, akan mampu meningkatkan kualitas iman bagi anak didik.

Kata Kunci: Tanggung jawab orang tua, Metode dan Iman.

  • Untuk melihat full isi dari jurnal klik disini.

Jurnal At-Tasyri’ Volume I, No 2 Juni - September 2009

  • Jurnal At Tasyri'
  • Komentar Dinonaktifkan pada Jurnal At-Tasyri’ Volume I, No 2 Juni - September 2009

COVER - JURNAL AT-TASYRI' VOLUME I, NO 2 JUNI - SEPTEMBER 2009

Abstract

The interest system that developed in conventional banks, as matter of fact, is not relevant with the Islamic mission. According to Islam, the system included the ribawi category that not recognize practically which is haram and halal. The system has produced the uncomfortable condition among the moslems. To solve the problem, the Moslem economists have found the new system called it syari’ah bank. Practically, the bank pursues and emphasizes the profit and loss sharing (PLS) through variety of transactions such musyarakah, mudarabahand so on. With this system, the bank proved be able to face the economic crisis and accelerate the economic growth. So that, the system is not only applied in Moslem countries, but also in non-Moslem do the same thing as well.

Key words: Eksistensi, Perkembangan dan Bank Syari'ah.

  • Untuk melihat full isi dari jurnal klik disini.

Jurnal At-Tasyri’ Volume III, No 1 Februari – Juli 2011

  • Jurnal At Tasyri'
  • Komentar Dinonaktifkan pada Jurnal At-Tasyri’ Volume III, No 1 Februari – Juli 2011

JURNAL AT-TASYRI' VOLUME III, NO 1, FEBRUARI - JULI 2011.pdf

Abstract

The results showed that the reform efforts in the formulation of economic laws of Islam and Islamic law generally coherent approach is fard 'ayn. By not intend going to negate the method which has been used by scholars, on behalf of our beloved nation benefit deem the proposal would marry fiqh with sociological approaches and mixes it with ethno-hermeneutics to produce legal products grounded and local flavor; Islam Indonesia.

Keyword: Islamic Economic Laws, Etnohermeneutic.

  • Untuk melihat full isi dari jurnal klik disini.

JURNAL AT-TASYRI VOLUME IV, NO 2, AGUSTUS 2012 - JANUARI 2013

  • Jurnal At Tasyri'
  • Komentar Dinonaktifkan pada JURNAL AT-TASYRI VOLUME IV, NO 2, AGUSTUS 2012 - JANUARI 2013

COVER JURNAL AT-TASYRI VOLUME IV, NO 2, AGUSTUS 2012 - JANUARI 2013

Abstract

This paper aims to investigate the views of the Islamic law and the lien position of the pawned goods (marhun). There are differences of opinion among the Fuqaha see marhun guarantee if lost in the hands of the murtahin not negligent in guarding it. there are three opinions. First, that is responsible for marhun murtahin in full, as there marhun disappeared on or hidden murtahin such as jewelry or clothing, or pawning goods are not supernatural at murtahin or may not be hidden like a house, animals, and rice before harvest. Secondly, that is not borne by murtahin marhun fully, both the goods lost or not lost on murtahin. So do not fall on each receives something of the debt, and as if the goods are destroyed (lost) on the owner, not by breaking the boundaries of one of them. The opinion according to school Shafi'ites, Hanabilah, David Dhaheri. It was narrated from Ali kw, 'Atha', Auza'i, Tsur and Ibn Abi Mandzur. Third, that the guarantee on murtahin, when it lost pawn goods, if the goods while the lien is not lost, it is not covered by murtahin, and not lost the debt. Marhun as if it is lost when it is on the owner, not by breaking the boundaries of murtahin, it is in line with the school Malikiyah.

Kata kunci: Pegadaian Syariah dan Marhun.

  • Untuk melihat full isi dari jurnal klik disini.