Social Network

Ketua STAIN Lantik Pengurus SEMA dan DEMA

Ketua STAIN Lantik Pengurus SEMA dan DEMA

TIPD STAIN Meulaboh – Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Dr. Inayatillah, M.Ag melantik Pengurus Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dewan Mahasiswa (DEMA) Periode 2018-2019. Selasa, 12 Februari 2019.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus tersebut dihadiri Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Dr. Erizar, M,Ed, Asisten I Bidang Pemerintahan Mirsal, M.SP

Dalam sambutannya Dr. Inayatillah, M.Ag menegaskan Tiga hal sangat penting, yang menjadi tugas kepengurusan SEMA dan DEMA mendatang.

Inayatillah menjelaskan pengurus SEMA dan DEMA harus mampu aktif baik secara akademik maupun non akademik.

“Mahasiswa harus menghidupkan atmosfir akademik kampus menjadi lebih aktif dengan berbagai kegitan keilmuan” Jelasnya.

Lebih lanjut Inayatillah mengatakan hal selanjutnya yakni para pengurus SEMA dan DEMA harus mampu memunculkan ide dan gagasan baru untuk memicu motivasi mahasiswa ikut serta menjalankan program-program kemahasiswaan.

“Pengurus juga harus mewadahi ide dan gagasan serta aspirasi seluruh mahasiswa STAIN” Tambah Inayatillah.

Inayatillah memaparkan yang hal berikutnya yakni mahasiswa harus mampu menyeimbangkan kegiatan organisasi dan perkuliahan. Inayatillah berpesan agar mahasiswa tidak mengorbankan perkuliahan yang menjadi kewajiban, begitu pula sebaliknya.

Inayatillah berharap dengan dilantiknya pengurus baru dapat membawa perubahan kegiatan kemahasiswaan ke arah yang lebih positif.

Bupati Aceh Barat yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan Mirsal mengatakan pentingnya peran pemuda dalam mewujudkan pembangunan suatu daerah. Terlebih mahasiswa yang merupakan agen perubahan.

Mirsal menjelaskan pentingnya kritik dari mahasiswa untuk mengontrol fungsi pemerintah dalam menjalankan visi misi pembangunan di Aceh Barat.

“Tentu Kritik yang konstruktif dan solutif untuk membangun daerah” Ujarnya.

Mirsal berharap peran mahasiswa STAIN yang selama ini menonjol dalam memberikan kritik dapat terus ditingkatkan kualitasnya.

“Sudah seharusnya mahasiswa berkontribusi untuk pembangunan daerah” Tandasnya.[]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


1001