Social Network

Forum Aceh Menulis Mengajak para Dosen dan Mahasiswa Budayakan Menulis

Forum Aceh Menulis Mengajak para Dosen dan Mahasiswa Budayakan Menulis

Meulaboh - Farum Aceh Menulis Chapter Meulaboh melaksanakan dialog dan diskusi dengan para dosen dan mahasiswa untuk membudayakan menulis sehingga bermanfaat untuk generasi akan datang, 5 januari 2018 di Aula Bappeda Aceh Barat.

Menurut koordinator FAMe Meulaboh Mukhsinuddin S.Ag, MM, kita ambil topik, tentang "Menggali dan Mengembangkan Ide dalam Menulis" yang di isi oleh T. Ahmad Dadek, beliau memaparkan bahwa, menggali dan mengembangkan ide dalam menulis, tentunya harus dengan menulis itu sendiri. Namun untuk menjadi penulis handal, butuh budaya menulis yang harus ditanamkan dalam diri seseorang. Ada syarat yang dibutuhkan untuk menjadi seorang penulis, yaitu:

  • Mulai menulis dan terus menulis
  • Jangan pikirkan akhir karya sebuah tulisan
  • Banyak membaca
  • Kepekaan ditingkatkan
  • Menulis dengan jiwa
  • Menulis membuat kerangka

Sedangkan, untuk mengembangkan ide menulis membutuhkan kebiasaan membaca. Membaca akan efektif jika dilakukan dengan menggunakan teknik membaca tepat (teknik tersebut disingkat dengan SQ3R), yakni sebagai berikut:

  • Survei: melihat apakah buku itu kita butuhkan atau tidak.
  • Question: Menimbulkan pertanyaan didalam kepala ketika akan membaca sebuah buku, untuk menemukan inti dari sebuah buku yang sedang kita baca.
  • Read: Membaca dan menemukan
  • Repeat: mengulang kembali
  • Review: Melihat kembali

Hambatan membaca cepat:

  • Membaca dengan suara
  • Menggerakkan kepala
  • Menunjuk dengan Jari
  • Membaca dalam Hati

Lebih lanjut Teuku Dadek menjelaskan, Pemateri melanjutkan pembahasan tentang teknik khusus dalam mengembangkan ide untuk membuat sebuah tulisan yang banyak diminati, di antaranya sebuah tulisan yang dikenal dengan “Puisi Essay”. Dimana puisi tersebut tidak hanya kumpulan syair-syair, namun juga pada susunannya dilengkapi dengan catatan kaki. Banyak tulisan pun bisa mencapai 15 halaman. Sehingga terlihat seperti sebuah opini.

Dialog ini di ikuti oleh para dosen dan mahasiswa di Aceh Barat yang mencapai 100 orang peserta.

Koordinator Fame Meulaboh

Mukhsinuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


1001