Social Network

Janji Pemimpin itu adalah Amanah untuk Masyarakat

Janji Pemimpin itu adalah Amanah untuk Masyarakat

(Analisis dari Kandidat Doktor Ilmu Manajemen)

Hari ini pemimpin di Provinsi Aceh baru saja dilantik dan memimpin Aceh untuk lima tahun akan datang  yaitu Pak Irwandi - Nova sebagai Gubernur yang dipilih oleh rakyat.dari itu ketika kampanye mereka telah menyampaikan progran program pro rakyat dalam membangun Aceh Kedepan. Dalam sebuah teori manajemen seorang pemimpin itu perlu membangun komunikasi yang luas untuk menjadikan progran yang disusun secara baik dan untuk berhasi, ketika memimpin nya.

Dari itu Para pemimpin yang sudah dipilih oleh rakyatnya  diingatkan agar amanah serta menepati semua janji yang diucapkan ketika meyakinkan masyarakat pada masa kampanye dulu.

Ketika seorang pemimpin tidak bisa menjaga amanah, melupakan apa yang pernah diucapkan dalam bentuk janji-janji mensejahterakan rakyatnya,  serta tidak bisa bersikap adil, maka itu berarti dia telah menjadi lawan dan musuh utama Rasulullah SAW dan Allah SWT.

Membangun sebuah organisasi atau pemerintahan itu perlu planing yang matang sehingga mampu merealisasikan semua program yang telah direncanakan oleh p Irwandi - Nova untuk membangun Aceh lima tahun kedepan. Hari ini p Irwandi , Nova perlu konsep membangun sumber Daya Manusia yang hebat dan mempunyai karakter yang baik sehingga mampu semua exlporasj sumber Daya Alam yang ada di Aceh dalam mensejahterakan Rakyat. SDM yang hebat itulah yang bisa membangun dan menciptakan Aceh menjadi gemilang sebagaimana pernah jaya masa Iskandar Muda.

Pendidikan hari itu bagi generasi muda akan harus dibenahi secara manajemen yang baik demi masa depan mereka itu sesuai dengan sabda Rasul ,,Setiap muslim wajib mentutut ilmu dari ayunan sampai liang lahat,, Kita di Aceh banyak sekali Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta sebagai tempat mencetak manusia yang berkarakter dan berilmu pengetahuan, jadi p Irwandi Nova harus membangun fasilitas dan mengajak para ilmuan itu untuk berperan dalam memberikan arah pembangunan  pendidikan tinggi yang sukses di Aceh, manajemen ini harus dilakukan oleh Gubernur baru hari ini bila untuk menjalankan pembangun lebih sukses di Aceh.,ini sebuah analilis Kandidat Doktot Ilmu Manajen Unsyiah Aceh ,Mukhsinuddin, S.Ag, MM

Pemimpin yang telah dipercaya dengan suara rakyat, ingatlah dengan apa yang pernah diucapkan, tepati semua janji. Jadilah Anda sebagai pemimpin kami yang amanah, jika tidak mau menjadi musuh Allah dan Rasul ketika diminta pertanggungjawaban di hari akhirat,” ujarnya. Dalam Alquran menjelaskan tentang orang-orang yang telah dipilih dan diberikan kedudukan oleh Allah sebagai pemimpin bagi sekalian umat manusia.

Seperti disebutkan dalam Surat Al-Hajj ayat 41 yang artinya, “(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat makruf dan mencegah dari perbuatan yang munkar, dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.”

Di sini dijelaskan, kepemimpinan itu harus dikembalikan sesuai perintah Allah dalam poros syariat Islam. Jadikan kepemimpinan untuk amar makruf dan nahi munkar. Jangan sampai kita celaka kemudian dengan tidak amanah dalam memimpin dan mengabaikan ketentuan Allah,” Menurutnya, pemimpin yang amanah setiap kali mengucapkan janji berusaha sekuat tenaga memenuhinya. Nabi Muhammad SAW pernah tiga hari tiga malam datang ke sebuah tempat hanya karena ada janji dan orang yang berjanjinya lupa, tetapi Nabi tidak marah, karena keberuntungan bagi beliau adalah kemampuan memenuhi janji.

Seringkali orang mudah memberi janji dan melupakannya, tapi orang yang diberi janji biasanya tidak akan lupa. Pemimpin yang amanah bisa dilihat dari kehati-hatiannya berjanji, sedikit janjinya, tetapi selalu ditepati. Berhati-hatilah terhadap pemimpin yang mudah mengobral janji,” bila  setiap amanah yang akan diberikan kepada mereka  harus benar-benar diperhitungkan terlebih dahulu apakah mampu mempertanggung-jawabkannya atau tidak. Setiap pemimpin tentu mengucapkan sumpah sebelum mengawali tugasnya.

Menyebut sumpah itu sudah merupakan janji, apalagi menyebut ‘Demi Allah’. Orang yang mempunyai jabatan, pangkat, kedudukan, jika dia tidak mampu mempertanggung-jawabkannya, maka semuanya itu justru menjadi jalan kehinaan bagi dirinya baik di mata manusia, lebih-lebih dalam pandangan Allah.

Ini semua adalah  untuk para pemimpin yang akan berhasil  kedepannya inilah yang harus kita berikan solusi dan pendapat kepada pak  Irwandi - Noba Hari ini, jelas Mukhsinuddin S.Ag , MM kepada wartawan kemaren. Meulaboh Aceh.

Tinggalkan Balasan

1001