Social Network

Dosen Agama Perguruan Tinggi Umum Harus Berpendidikan Agama

Dosen Agama Perguruan Tinggi Umum Harus Berpendidikan Agama

Dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU) harus berlatar belakang pendidikan agama. Jika tidak, hal itu dinilai berpotensi menimbulkan dampak yang fatal.

Penegasan ini disampaikan Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin ketika mengisi ToT Pengembangan Pembelajaran PAI pada PTU yang diselenggarakan Direktorat PAI. Kegiatan ini diikuti para dosen PAI dari berbagai Perguruan Tinggi Umum.

Menurut Kamaruddin, saat ini terjadi kekurangan dosen PAI pada PTU, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. "Banyak dosen PAI yang tidak pernah belajar agama Islam secara serius dari lembaga pendidikan Islam, bukan pula sarjana agama. Hal ini sangat berbahaya dan bisa fatal akibatnya. Sama bahayanya jika ada dokter yang melakukan kegiatan medis sementara ia tidak memiliki ilmu kedokteran. Tentu akibatnya sangat fatal," papar Kamaruddin di Serpong, Kamis (06/04).

Kamaruddin mengaku saat ini pihaknya sedang menyiapkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pendidikan Tinggi Keagamaan sebagai turunan dari UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

"Jika RPP ini jadi, maka akan terjadi perkembangan yang sangat luar biasa. Program-program studi agama baik di PTKI maupun PTU itu untuk izin program studinya menjadi otoritas dari Kementerian Agama. Pembinaan dosen PAI pada PTU semuanya menjadi otoritas Kementerian Agama," tegas Dirjen Pendis.

"Demikian juga untuk program studi pendidikan umum, baik di PTKI maupun PTU maka izinnya dari Kemenristek-Dikti," tambahnya.

Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini menilai, perguruan tinggi merupakan instrumen negara dalam mewujudkan visi bangsa. Oleh karenanya, mata kuliah pendidikan agama juga harus linier dan menjadi instrumen dalam mewujudkan visi negara.

"Agama harus menginspirasi dan memberikan pencerahan kepada masyarakat. Agama harus menginspirasi atas negara sehingga menjadikan negara yang islami, bukan negara Islam formal," tuturnya.

Dirjen Pendis berharap, ada kesamaan visi, persepsi, dan tujuan di kalangan dosen pendidikan agama Islam di PTU. Menurutnya, PAI harus diarahkan pada penguatan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan yang kuat. "Dan itu juga harus tercermin di dalam kurikulum yang akan dikembangkan," tandasnya. (Sumber : Kemenag)

Tagged:

Tinggalkan Balasan

1001