Social Network

STAIN Siapkan Sarjana Ahli Bahasa

STAIN Siapkan Sarjana Ahli Bahasa

STAIN | Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Tengku Dirundeng Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, berupaya menghasilkan lulusan ahli berbahasa Arab dan Bahasa Inggris untuk menjawab tantangan Masyarakat Ekonimi ASEAN.

Kepala Bagian Humas STAIN, Muhksinuddin, M.Ag di Meulaboh, Selasa, mengatakan, tantangan MEA bukan hanya kemampuan skil berjiwa kewirausahaan, namun menguasai bahasa asing juga menjadi modal utama dalam persaingan pasar bebas.

"Membangun usaha di era pasar bebas tidak hanya cukup sekedar mampu berjiwa wirausaha, tapi interaksi komunikatif dari pelaku usaha itu sangat menentukan. Karena itu STAIN Meulaboh coba mengembangkan prodi-prodi yang menjawab tantangan itu," katanya.

Sejak dibuka pasar bebas masyarakat ekonomi ASEAN pada awal 2016, Aceh belum begitu terasa adanya persaingan bisnis antar pengusaha lokal, dalam maupun luar negeri. Walau demikian tentunya hal itu tidak membuat perguruan tinggi lengah menyikapi kondisi itu.

STAIN TD Meulaboh telah mulai melakukan berbagai terobosan mempersiapkan masyarakat mulai dari mahasiswa, tenaga dosen bahkan sampai kepada siswa pada tingkat SMA dan sederajat juga diperkenalkan hal demikian.

Walaupun kampus agama ini bukan pada visi misi mencetak wirausaha, tapi pihak kampus juga memiliki misi seluruh jebolan kampus mampu berinteraksi dan menguasai berbagai kebutuhan lapangan kerja di daerah dan nasional.

"Seperti di Aceh bahkan secara nasional saat ini diberlakukan konversi bank konvensional ke perbankan syariah. Kita juga memiliki program studi untuk menyesuaikan kebutuhan lapangan kerja pada mahasiswa," katanya.

Saat ini program studi perbankan syariah merupakan peringkat tertinggi peminatnya pada tahun ajaran baru 2016-2017 sejak mulai dibukanya pendaftaran melalui jalur seleksi secara nasional.

Kehadiran prodi berkenaan dengan managemen bisnis secara syariah tersebut juga untuk mengimbangi kebutuhan tenagakerja dari pebankan syariah yang sudah mulai diberlakukan di provinsi ujung barat Indonesia itu.

Standar Nasional Perguruan Tinggi (SNPT) STAIN di bawah Kementrian Agama ini adalah mencetak tahkim dan tahfidz Quran (paham dan hafidz), disamping juga mempersiapkan lulusan yang siap bersaing merebut bursa lapangan kerja.

"Kriteria minimal memang seperti itu, namun kita juga terus menyesuaikan dengan dengan tantangan peluang usaha. Perguruan tinggi juga terus menyesuaikan lulusan dalam menghadapi tantangan pekerjaan," katanya menambahkan.[Ant]

Tagged: ,

Tinggalkan Balasan

1001